Fakta Tentang Masjid Nabawi

Salah satu tempat ibadah cantik yang paling disucikan umat Muslim dunia adalah Masjid Nabawi di Madinah. Di balik kecantikannya, terselip berbagai hal menarik. Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi merupakan salah satu masjid yang didirikan oleh Nabi Muhammad SAW.

Fakta Tentang Masjid Nabawi

Seperti yang telah banyak diketahui,masjid ini menjadi terbesar kedua di dunia setelah Masjidil Haram di Mekkah. Rumah ibadah tersebut juga merupakan tujuan bagi umat yang ingin ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW dan para sahabat.

Selain kedua fakta tersebut, ada informasi - informasi lain yang membuat masjid ini begitu istimewa.

1. Faktor Unta Nabi Muhammad SAW 
Sebelum menjadi masjid yang begitu besar seperti sekarang, dahulu Nabawi merupakan lahan kosong dengan sejumlah pohon kurma yang tumbuh di atasnya. Lokasi pembangunan masjid ini merupakan tempat pemberhentian pertama unta yang ditunggangi Rasulullah ketika tiba di Madinah.

2. Pernah Terbakar Api 
Beberapa ratus tahun setelah didirikan, Masjid Nabawi sempat terbakar. Api yang berkobar menghancurkan atap, tiang masjid hingga dinding pembatas makam Nabi Muhammad SAW. Tapi kemudian, rumah suci itu segera direnovasi oleh para pemimpin negara Muslim.

3. Tempat Pertama Yang Dialiri Listrik Di Jazirah Arab 
Ketika Kerajaan Ottoman memperkenalkan listrik di Jazirah Arab, tempat pertama yang menikmati listrik merupakan Masjid Nabawi. Masjid ini mulai menyala sekitar tahun 1909.

Fakta Tentang Masjid Nabawi

4. Kini Ukuran Masjid Lebih Luas Dari Kota Kuno Madinah 
Saat pertama kali dibangun oleh Rasulullah, Masjid Nabawi berukuran sekitar 50 meter x 50 meter. Namun seiring perkembangan zaman, serta makin banyak jamaah yang datang, masjid terus diperluas.

Kini luasnya mencapai lebih dari 100 ribu meter persegi. Masjid Nabawi sendiri sekarang bahkan berkali - kali lipat lebih luas dari Kota Madinah di masa lampau. Ukurannya adalah makam Baqi yang pada masa nabi disebut ada di pinggir Madinah, tapi sekarang lokasinya sudah dekat dengan Masjid Nabawi.

5. Ada Makam Kosong Di Ruang Nabi 
Adanya makam kosong yang berdekatan dengan lokasi Nabi Muhammad SAW dan para sahabat dikebumikan ini telah lama melegenda. Kabar mengenai makam kosong itu sebenarnya disiapkan untuk Nabi Isa AS pun masih simpang siur.

6. Kubah Masjid Dulunya Sempat Berwarna Ungu 

Kubah terkenal di Masjid Nabawi pernah dicat berwarna ungu sekitar 150 tahun lalu. Ungu dipilih karena kabarnya warga Arab di wilayah Hijaz menyukai warna tersebut.

7. Punya Tiga Mihrab 
Mihrab merupakan bagian dari masjid yang dipakai imam untuk memimpin salat. Biasanya masjid mempunyai 1 mihrab saja, tapi tidak dengan Nabawi. Ada tiga mihrab di sana.

Satu mihrab yang kini digunakan sang imam pemimpin salat berjamaah. Mihrab lainnya adalah Suleymaniye yang dibangun atas perintah Sultan Suleyman untuk imam Hanafi memimpin solat. Sedangkan satu lagi adalah mihrab untuk imam Maliki yang dulunya sering ditempati Rasulullah untuk memimpin salat.

8. Isi Barang Di Kamar Fatimah Kini Ada Di Istanbul 

Barang - barang milik Nabi Muhammad SAW dulu disimpan di dalam kamar Fatimah. Ketika Madinah dikepung saat Perang Dunia I, panglima Ottoman memerintahkan untuk memindahkan barang tersebut ke Istanbul. Sekarang benda-benda dari kamar fatimah bisa dilihat di Museum Topkapi di Istanbul, Turki.

9. Banyak Tanda Rahasia 
Ternyata, beberapa sisi Masjid Nabawi memiliki tanda rahasia. Beberapa pilar ditandai secara khusus untuk mengingatkan tempat itu di masa lalu adalah lokasi yang penting. Banyak jamaah yang tidak mengetahui hal ini.

Fakta Tentang Masjid Nabawi

10. Payung Raksasa Dibuat Dengan Kerjasama Perusahaan Jerman Dan Jepang 

Di pelataran Masjid Nabawi ada puluhan payung raksasa yang otomatis terbuka sebelum adzan subuh dan tertutup menjelang magrib. Payung - payung itu ditempatkan pada 2010 sebagai proyek Medina Haram.

Proyek tersebut melibatkan berbagai pihak termasuk arsitek SL-Rasch, Menteri Perekonomian Arab Saudi, pabrik payung Jerman yaitu Liebherr serta perusahaan Jepang bernama Taiyo Kogyo.

11. Pita Yang Bisa Menurunkan Suhu 

Pada pinggir payung raksasa, ada pita biru yang mengelilinginya. Pita itu terbuat dari material khusus, di mana si pita bisa membuat suhu di bawahnya turun 8 derajat Celcius secara otomatis. Di tengah suhu sekitar yang bisa mencapai 45 derajat, tak heran banyak jamaah yang senang berlindung di bawah payung - payung itu.  detik

Read More

Open Trip Gunung Rinjani

Open Trip Gunung Rinjani di Lombok Nusa Tenggara Barat Indonesia tahun 2016 ini kami buka bagi para pendaki di mana saja yang ingin menjejakkan kaki di gunung cantik ini. Gunung yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 Mdpl ini memang layak Anda sambangi.

Open Trip Gunung Rinjani

Lokasi:  Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat
Waktu:  28 April - 2 Mei 2016
Biaya :  1.200.000 / pax
Rute  :   Jalur Sembalun
Mepo:  Bandara Internasional Lombok jam 09.00 Wit
Kuota:  Minimal 10 orang dan maximal 25 orang

Include:
Transportasi darat dari Bandara - Sembalun pp.
Tiket masuk TN Rinjani untuk pendaki domestik
Makan 12 kali
Guide
Asuransi
Tenda kapasitas 4 orang

Exclude:
Logistik dan barang pribadi
Sleeping Bag
Matras
Porter untuk perlengkapan pribadi

Yang Harus Dibawa Peserta
Jaket
Pakaian ganti
Matras dan sleeping bag
Rain coat
Head lamp atau senter
Peralatan makan
Obat - obatan pribadi
Plastik untuk membungkus perlengkapan pribadi
Trash Bag
Sepatu trekking
Kaos kaki dan kaos tangan
Head Gear
Keril
Foto copy KTP
Surat keterangan sehat dari RS / Dokter

Persyaratan:
- Membayar biaya pendaftaran ( down payment ) sebesar Rp 500.000 / orang. No. Rekening kami silahkan request lewat Sms atau WhatsApp atau Telegram ke 085600.7828.16.
- Konfirmasi pembayaran dengan menyebutkan jumlah transfer dan bank via telepon / SMS / WA / Telegram ke nomor 085600.7828.16
- Pembayaran tahap pertama sebesar Rp 500.000 paling lambat 3 minggu sebelum trip berlangsung.
- Pembayaran tahap kedua sebelum trip dimulai atau saat di meeting point.

TOS
1. Melakukan pembayaran down payment.
2. Peserta tidak dapat membatalkan keikutsertaan, tetapi dapat di wakilkan kepada orang lain
3. Apabila peserta datang terlambat datang di meeting point pada waktu yang telah ditentukan lebih dari 1 jam, maka peserta akan ditinggal. Silakan mencari transportasi sendiri ke desa Sembalun. Jika sampai hari pertama pendakian masih belum hadir, maka dianggap membatalkan diri dan down payment tak bisa dikembalikan.
4. Jika gunung tiba - tiba ditutup untuk pendakian karena kenaikan status vulkanik atau sedang dilaksanakan operasi SAR atas orang hilang, atau kebakaran hutan dan atau perbaikan jalur lintasan, maka pembayaran akan dikembalikan ( kecuali biaya - biaya yang telah dibelanjakan untuk transport, logistik dll ).

Kontak Person
Savanna : 081.391.470.737 ( Call. Sms ) ---  085600.7828.16 ( Call. Sms. WhatsApp. Telegram )
 
Read More

Gunung Wayang, Pulau Keramat Di Lombok

Lombok, dibalik segala keindahan alam dan kearifan lokalnya, ternyata menyimpan aura mistis. Di Lombok ada satu pulau keramat yang hanya boleh dilihat dari kejauhan namun dilarang untuk di kunjungi. Mengapa? Karena ada mitos, yang nekat datang bisa meninggal! Semaut itukah?

www.parasherpa.com

Ya, siapapun yang berkunjung ke pulau yang dikeramatkan ini akan meninggal dunia. Pulau keramat tersebut bernama Pulau Gunung Wayang. Letaknya persis di depan Pantai Selong Belanak yang cukup populer di kalangan wisatawan.

Pulau Gunung Wayang berbentuk segitiga, seperti gunung yang muncul di tengah laut. Dengan bentuk seperti itu, pulau ini bisa dilihat dengan jelas oleh wisatawan yang sedang berkunjung ke pantai Selong Belanak. Namun jangan pernah sekali - sekali berniat untuk mengunjunginya karena karena ada mitos yang melarangnya.

Pulau ini dianggap keramat sama penduduk setempat, Suku Sasak. Sudah banyak kejadian, yang jadi korban. Siapa saja yang sengaja datang ke sana tanpa izin pemangku adat, pasti akan mati. Pernah ada peselancar bule, ke sana, mati juga. Tidak boleh sembarangan pokoknya. Tutur penduduk lokal.

Tidak ada yang tahu menahu apa yang menyebabkan turis yang datang berkunjung ke pulau Gunung Wayang akan bernasib naas. Entah mengapa pulau itu begitu dikeramatkan oleh suku Sasak. Yang jelas sudah banyak korban jiwa yang jatuh karena mengunjungi pulau yang bentuknya mirip 'Gunungan' dalam pementasan wayang.

Yang pasti sudah dari dulu dikeramatkan. Kalau mau kesana, harus ditemani pemangku adat Suku Sasak yang menjaga pulau, namanya Amaq Salmah. Harus ada ritual khusus dulu kalau mau ke sana, tidak bisa langsung. Kata mereka lagi.

Menurut cerita, penduduk lokal tidak ada yang berani mendekati pulau tersebut. Penduduk lokal juga senantiasa memperingatkan bule - bule yang kebetulan hendak berselancar untuk tidak mendekat ke arah pulau tersebut karena berbahaya.

Anda boleh percaya atau tidak dengan mitos  Pulau Gunung Wayang yang ada di Lombok. Anggap saja kisah ini sebagai dongeng yang menjadi bumbu agar kunjungan Anda ke Lombok menjadi semakin menarik.

Seringnya, mitos semacam ini adalah bentuk kearifan lokal mengenai konservasi alam. Sikapi dengan bijaksana kearifan lokal yang berlaku di daerah yang Anda datangi. Jika patuh dan sopan, niscaya tidak akan ada hal buruk yang akan menimpa Anda.   src
Read More

Danau Indah Di Kaki Gunung Sinabung

Danau indah di kaki Gunung Sinabung, itulah Danau Lau Kawar. Danau cantik yang berada di kawasan Ekosistem Leuser di Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Yang lebih hebatnya, Danau Lau Kawar tak kalah indahnya dengan Danau Toba yang sudah melegenda.

www.parasherpa.com

Mungkin, semua orang pasti tahu tentang Danau Toba, danau terluas di Asia Tenggara yang berada di Sumatera Utara. Namun Sumatera Utara tidak hanya memiliki Danau Toba, masih ada banyak danau yang tidak kalah indahnya di provinsi ini. Salah satunya adalah Danau Lau Kawar. Danau ini berjarak 27 km dari Kota Berastagi dan dapat ditempuh selama 45 menit menggunakan kendaraan bermotor.

Sepanjang perjalanan menuju Danau Lau Kawar, mata kita akan dimanjakan dengan kegagahan Gunung Sinabung yang menjulang tinggi. Gunung yang terlihat begitu perkasa, indah, menawan namun juga gersang, karena banyak pepohonan yang mati di sekitar gunung akibat letusannya beberapa waktu yang lalu.

Meskipun Gunung Sinabung meletus beberapa waktu yang lalu, Danau Lau Kawar terlihat tidak mengalami perubahan. Danau ini tetap terlihat indah dan menawan. Udaranya yang sejuk karena berada di bawah kaki gunung dan airnya yang tenang berwarna kehijauan karena pembiasan dari bukit - bukit hijau di sekitar danau mampu menghadirkan perasaan tenang.

Danau yang memiliki luas sekitar 200 hektar ini memang dikelilingi alam pengunungan yang hijau. Dari tepian danau kita juga bisa melihat Gunung Sinabung dengan view yang eksotis.

www.parasherpa.com

Pada salah satu sisi Danau Lau Kawar, terdapat pula camping ground seluas 3 hektar. Biasanya di sini, para pendaki mendirikan tendanya sebelum mendaki Gunung Sinabung. Dulu sebelum Sinabung meletus, gunung ini selalu ramai dikunjungi para pendaki terutama di akhir pekan. Danau ini pun menjadi tempat istirahat dan bersantai para pendaki sebelum dan sesudah mendaki Gunung Sinabung.

Sayangnya setelah Gunung Sinabung meletus, kondisi Danau Lau Kawar menjadi tidak terawat dan seperti terlupakan. Beberapa pendopo yang ada di pinggir danau mengalami kerusakan dan tidak diperbaiki. Begitu pula sarana dan prasarana lainnya, semua tidak terawat dan mengalami kerusakan.

Rumput pun tak tertata. Bahkan tidak ada lagi penjaga di pintu masuk danau ini. Danau Lau Kawar telihat sepi dari pengunjung. Hanya ada beberapa pengunjung di sini dan dua orang penduduk setempat yang memancing ikan di Danau Lau Kawar dari atas rakit bambu.  src
Read More